Penguatan Kesantunan Berbahasa dalam Komunikasi WhatsApp bagi Murid dan Wali Murid SMK Muhammadiyah 6 Donomulyo, Malang
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1345Keywords:
Kesantunan Berbahasa, Whatsapp, Murid, Wali Murid, Kegiatan EdukasiAbstract
Penggunaan WhatsApp sebagai media komunikasi utama dalam lingkungan pendidikan semakin meningkat, khususnya pada interaksi antara sekolah, murid, dan wali murid kelas XII. Kondisi ini memerlukan penguatan kesantunan berbahasa untuk membangun komunikasi yang efektif, harmonis, dan beretika. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman murid dan wali murid mengenai kesantunan berbahasa dalam komunikasi digital melalui WhatsApp di SMK Muhammadiyah 6 Donomulyo, Kabupaten Malang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif edukatif melalui tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan edukasi, dan tahap evaluasi. Kegiatan edukasi dilaksanakan melalui sosialisasi, diskusi, dan simulasi penyusunan pesan yang santun. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap penggunaan sapaan formal, pilihan diksi yang santun, serta penyusunan pesan yang lebih sistematis dan komunikatif. Kegiatan ini juga memperkuat budaya komunikasi yang harmonis antara sekolah, murid, dan keluarga serta mendukung literasi digital dan pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
References
Andriani, D. P., Arief, E., Syahrul, R., & Satria, D. (2025). Kesantunan Berbahasa Siswa Jurusan Perhotelan Kelas XI SMK Negeri Padang 9 dengan Guru Bahasa Indonesia melalui Media Sosial WhatsApp. Paedagogie, 21(1). https://doi.org/10.31603/paedagogie.v21i1.16104
Azis, A. T. (2021). Kesantunan Berbahasa Mahasiswa dalam Komunikasi Melalui Media Sosial WhatsApp sebagai Upaya Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik. Dharma Pendidikan, 13 (1), 1–10. https://doi.org/10.69866/dp.v13i1.46
Fitriani, Y., & Suryadi, S. (2023). Literasi Digital dan Etika Komunikasi Peserta Didik pada Media Sosial. Jurnal Pendidikan Indonesia, 12(2), 134–145.
Giawa, T. F. C., Zalukhu, M. C., & Zagoto, A. (2022). Pelanggaran Prinsip Kesantunan Berbahasa Peserta Didik melalui WhatsApp di SMA Negeri 1 Maniamolo T.P. 2021/2022. Curve Elasticity: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 3(2). https://doi.org/10.57094/jpe.v3i2.461
Gulo, L. I. M., & Ndruru, M. (2023). Prinsip Kesantunan Berbahasa Mahasiswa melalui Pesan WhatsApp terhadap Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia pada Kajian Pragmatik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 18236–18240. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i2.9255
Hidayat, A., & Rahmawati, D. (2024). Pendidikan Karakter melalui Komunikasi Digital di Lingkungan Sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 55–67.
Kemendikbud. (2022). Penguatan Pendidikan Karakter di Satuan Pendidikan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Maharani, A. D. A., Pujihastuti, E., & Krisnawati, V. (2026). Pematuhan Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Proses Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Muhammadiyah Ajibarang. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10 (4). https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.38847
Marisya, M., Sinaga, M., & Sari, S. P. (2025). Pelanggaran Kesantunan Berbahasa dalam Pesan WhatsApp Mahasiswa kepada Dosen. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(7), 7255–7260. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i7.8360
Maziyah, E. N., & Asrini, H. W. (2025). Saring Sebelum Sharing: Edukasi Literasi Digital dan Etika Online di Era Post-Truth. YASIN, 5 (5), 4954–4965. https://doi.org/10.58578/yasin.v5i5.7133
Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Monanda, M. (2024). Analisis Kesantunan Berbahasa pada Percakapan Grup WhatsApp Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jambi. Deiksis.
Pranowo. (2015). Teori dan Praktik Kesantunan Berbahasa. Sanata Dharma University Press.
Rahardi, R. K. (2005). Pragmatik: Kesantunan imperatif bahasa Indonesia. Erlangga.
Rohmah, S. A., & Asrini, H. W. (2025). Workshop Menulis Guru: Menulis dengan Hati menjadi Guru yang Menginspirasi di SMA Ar-Rohmah Putri, Malang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 3(4), 514–520. https://doi.org/10.58266/jpmb.v3i4.202
Saleh, Muhammad & Andi Sahtiani Jahrir. (2020). Keterampilan Berbicara Berbasis Kesantunan Berbahasa (Sebuah Pandangan Praktis dalam Berkomunikasi). Makassar: CV Amanda Insan Ilmiah.
Triana, L., & Mulyono, T. (2019). Strategi Kesantunan Berbahasa Mahasiswa UPS Tegal dalam Percakapan WhatsApp. Cakrawala: Jurnal Pendidikan, 13(2), 30–36. https://doi.org/10.24905/cakrawala.v13i2.203
Wardani, D. K., Mayangsari, S. D., & Afkar, T. (2025). Kesantunan Berbahasa dalam Komunikasi Grup WhatsApp Pemerintah Desa: Tinjauan Prinsip Leech. BLAZE: Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan, 3(3). https://doi.org/10.59841/blaze.v3i3.3045
Widyasari, S. N., Indrahastuti, T., & Elyana, K. (2022). Analisis Kesantunan berbahasa pada Grup WhatsApp Wali Kelas MI Al-Hikmah Kecamatan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat. Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies, 5(2). https://doi.org/10.30872/adjektiva.v5i2.1618
Wulandari, A., & Shalima, I. (2023). Kesantunan Berbahasa Siswa Kelas X MIPA Terhadap Guru Bahasa Indonesia dalam Komunikasi melalui WhatsApp. Sirok Bastra, 11(2). https://doi.org/10.37671/sb.v11i2.479
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Susita Rahayu, Hari Windu Asrini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















